Kepala Terasa Berat Jadi Tanda Penyakit

Kepala Terasa Berat Jadi Tanda Penyakit

Dalam posisi tegak atau netral, rata-rata kepala orang dewasa memiliki bobot di antara 4,5 sampai 5,4 kg namun ada saat Tanda Kepala Terasa Berat.

Berdasar laporan dalam jurnal Surgical Technology International tahun 2014. Tetapi, ada saatnya kepala berasa lebih berat karena bermacam pemicu.

Kepala Terasa Berat Bisa Jadi Tanda Kamu Mengalami Penyakit yang Serius!

Tanda Kepala Terasa Berat pasti dapat mengusik rutinitas harian. Kamu kemungkinan berasa tidak dapat mengusung kepala atau berasa kepala seperti diikat kuat.

Ada beberapa pemicu yang membuat kepala berasa lebih berat dari umumnya. Pada umumnya kasus, kepala merasa berat bukan hal serius.

Baca Juga: Anak dengan Pertumbuhan Baik

Tetapi, ini bisa juga disebabkan karena keadaan klinis tertentu, dari yang enteng seperti sakit di kepala atau infeksi sinus, sampai keadaan serius seperti gegar otak atau tumor otak.

Untuk lebih detilnya, di bawah ini ialah kemungkinan-kemungkinan pemicu kepala berasa berat.

  1. Ketegangan otot

Merilis Healthline, jika kamu duduk selama seharian di muka computer, leher dan mata kemungkinan berasa tegang karena kecapekan. Ini dapat mengakibatkan penekanan dan kepala berasa berat.

Selain itu, cidera apa saja yang mengakibatkan ketegangan atau merasa sakit pada otot-otot leher dan kepala berasa berat dan rasanya susah untuk menopangnya. Misalkan karena cidera olahraga, kecelakaan mobil, atau leher yang begitu capek karena mengusung berat beban dapat membuat otot leher tegang dan mengakibatkan kepala berasa berat.

Selain membuat kepala berasa berat, tanda-tanda lain dari ketegangan otot di leher dapat mencakup:

  • Nyeri
  • Rentang gerakan terbatas
  • Pembengkakan
  • Kejang otot
  • Kekakuan
  1. Kecapekan

Kecapekan ialah perasaan capek yang terlalu berlebih. Pemicunya bisa disebabkan kekurangan tidur atau hangover, tapi juga bisa karena keadaan tertentu yang membuat kamu berasa capek sejauh waktu, misalnya:

  • Anemia
  • Hipotiroidisme
  • Sleep apnea
  • Penyakit jantung
  • Sindrom kecapekan akut
  • Fibromialgia
  • Penyakit Lyme
  • Multiple sclerosis
  • Lupus
  • Gangguan stres
  • Masalah ginjal atau hati
  • Kekurangan nutrisi
  • Dehidrasi

Peluang saat kamu berasa capek terlalu berlebih itu dapat membuat kamu lebih susah untuk menyokong kepala secara benar selama seharian. Kemungkinan kamu akan berasa perlu tiduran atau istirahat. Jika kamu berasa kecapekan terus-terusan bersama-sama dengan rasa berat di kepala, itu bisa saja tanda ada permasalahan klinis yang memicunya.

  1. Kekhawatiran

Kekhawatiran bisa mengakibatkan perasaan kepala yang berat karena sakit di kepala type tegang (tension headache) umum dirasakan beberapa orang dengan masalah kekhawatiran. Sakit di kepala type ini kerap dilukiskan sebagai hati seakan ada tali yang melilit atau mengikat kuat kepala, atau kepala seperti diremas.

  1. Migrain

Migrain ialah sakit di kepala berasa berdenyut dan umumnya terjadi pada satu segi kepala saja. Sakit Migrain adalah penyakit saraf yang bisa memunculkan tanda-tanda misalnya:

  • Kelelahan
  • Sensitivitas pada sinar dan suara
  • Kekakuan leher
  • Mual dan muntah
  • Sakit kepala yang berdenyut
  • Vertigo berkaitan migrain

Hati kepala yang berat bisa dibuat dari leher kaku, kecapekan, dan ngilu kepala yang berkaitan dengan migrain.

  1. Cidera whiplash

Cidera whiplash adalah tipe cidera pada leher yang terjadi karena pergerakan leher secara maju dan mundur yang cepat dan kuat. Dalam cidera tipe ini kerap kali terjadi karena kecelakaan mobil yang tertabrak dari belakang. Tetapi, juga bisa terjadi karena kecelakaan olahraga, kontak fisik, atau trauma tipe yang lain.

Tanda-tanda umum dari cidera whiplash mencakup:

  • Kekakuan di leher
  • Nyeri
  • Sakit kepala di dekat pangkal tengkorak
  • Pusing

Merasa sakit dan kekakuan di leher dan sakit di kepala di dekat pangkal tengkorak bisa membuat kepala berasa lebih berat dari umumnya.

Untuk menahan cidera whisplash, mengemudilah dengan berhati-hati, pakai perlindungan kepala jika lakukan olahraga adu fisik langsung, dan lain-lain.

  1. Gegar otak atau cidera kepala

Salah satunya tipe cidera kepala ialah gegar otak. Gegar otak bisa terjadi karena bentrokan keras, misalkan karena jatuh, kecelakaan jalan raya, atau saat olahraga.

Tanda-tanda gegar otak bisa bertahan sepanjang beberapa minggu atau bahkan juga beberapa bulan selesai cidera terjadi. Tanda-tanda umum yang kemungkinan dirasa seperti sakit di kepala, vertigo, kecapekan, mengantuk, dan penglihatan buram, yang dapat mengakibatkan kepala berasa lebih berat dari umumnya.

  1. Infeksi sinus

Infeksi sinus atau sinusitis ialah adalah inflamasi atau infeksi pada dinding sinus. Sinus adalah rongga kecil yang sama-sama tersambung lewat aliran udara dalam tulang tengkorak.

Sinusitis umumnya disebabkan karena virus, dan kemungkinan sisi dari flu. Infeksi sinus dapat disebabkan karena bakteri atau infeksi jamur pada sinus.

Berdasar laporan dalam jurnal JAMA Intern Medicine tahun 2004, infeksi sinus bisa mengakibatkan penekanan dan ngilu di wajah, hidung mampet, dan sakit di kepala. Beberapa gejala itu kadang dilukiskan sebagai kepala merasa berat.

  1. Masalah vestibular

Masalah vestibular ialah keadaan kerusakan mekanisme vestibular karena satu penyakit atau cidera tertentu. Vestibular ialah mekanisme yang meliputi sisi telinga dalam dan otak yang memproses info sensorik berkaitan pengaturan kesetimbangan badan dan gerakan mata.

Tanda-tanda masalah vestibular mencakup:

  • Tinitus atau telinga berdenging
  • Gangguan pendengaran
  • Vertigo atau hati seperti ruang berputar-putar
  • Sakit kepala

Salah satunya tipe masalah vestibular ialah penyakit Meniere yang mempengaruhi telinga sisi dalam. Selain itu, penyakit itu dapat mengakibatkan hati penuh di telinga yang dikenali sebagai aural fullness, yang mana itu dapat membuat kepala berasa berat.

  1. Rinitis alergi

Hay fever atau rinitis alergi ialah infeksi yang terjadi pada rongga hidung karena reaksi alergi. Rinitis alergi bisa dipacu oleh bermacam tipe alergen, misalnya serbuk sari, debu, atau bulu hewan.

Tanda-tanda umum rinitis alergi mencakup:

  • Bersin
  • Hidung mampet
  • Pilek
  • Tenggorokan gatal
  • Mata gatal atau berair
  • Tekanan sinus
  • Sakit kepala
  • Kelelahan
  • Telinga tertekan atau mampet

Sakit di kepala, sinus, hidung mampet, dan hati kurang sehat pada umumnya bisa membuat kepala berasa lebih berat dari umumnya.

  1. Tumor otak

Tumor otak ialah penyakit yang muncul karena tumbuhnya jaringan abnormal di otak. Bergantung macamnya, tumor otak ada yang memiliki sifat jinak atau garang.

Kepala merasa berat kemungkinan jadi salah satunya tanda-tanda tumor otak karena penekanan yang dibuat tumor di tengkorak. Peluang bakal ada tanda-tanda lain, misalnya:

  • Sering sakit di kepala
  • Kejang
  • Mual dan muntah
  • Masalah pandangan atau pendengaran
  • Kelemahan otot lengan, kaki, atau muka
  • Masalah sikap dan kognitif, seperti daya ingat yang jelek
  • Ketidakmampuan untuk focus
  1. Masalah kesetimbangan

Bermacam tanda-tanda masalah kesetimbangan badan, misalkan pusing, bisa mengakibatkan kepala berasa berat. Ada beberapa macam masalah kesetimbangan yang dapat mengakibatkan kepala berasa berat, misalnya:

  • Penyakit Meniere (penyakit yang serang telinga sisi dalam)
  • Vertigo statusonal
  • Vestibular neuritis (infeksi saraf vestibular).

Kapan harus ke dokter? Kepala berasa berat jangan disepelekan, apa lagi bila bermacam tanda-tanda di bawah ini Anda alami:

  • Sakit kepala yang tidak juga pulih dengan obat
  • Mual dan muntah
  • Sering tidak sadarkan diri
  • Nyeri dada
  • Gangguan pandangan dan pendengaran
  • Sulit bicara
  • Sesak napas
  • Demam tinggi
  • Leher ngilu dan kaku yang tidak juga pulih dalam satu minggu
  • Kejang
  • Sulit berjalan
  • Pergerakkan mata yang abnormal
  • Hilangnya kesadaran
  • Gangguan kuatir yang mengusik rutinitas.

Bermacam tanda-tanda di atas mengisyaratkan jika Anda harus selekasnya ke dokter. Bila tidak diatasi, kompleksitas yang lebih beresiko dapat terjadi.

Itu kemungkinan-kemungkinan pemicu kepala berasa lebih berat dari biasa. Jika keluh kesah ini kerap terjadi atau lebih buruk sampai mengusik keproduktifan, selekasnya kontrol diri ke dokter supaya bisa dijumpai pemicunya dan mendapatkan pengatasan yang tepat.