Liburan Membuat Timbulnya Jerawat

Liburan Membuat Timbulnya Jerawat

Liburan yang membuat timbulnya jerawat selalu menjadi sebuah persoalan umum yang dirasakan remaja atau orang dewasa.

Selain merasa sakit saat jerawat meradang, performamu automatis terusik bila jerawat sampai menebar. Kulit juga tidak mulus kembali.

Merilis Mayo Clinic, pemicu khusus munculnya jerawat ialah produksi minyak yang terlalu berlebih, folikel rambut yang mampet, dan bakteri.

Liburan bisa Membuat Timbulnya Jerawat?

Diet, beberapa obat tertentu, depresi dan factor genetika dapat membuat jerawat lebih kronis.

Penyembuhan jerawat dan beberapa obat bisa kurangi infeksi kulit dan jerawat. Tetapi, sebagian orang masih alami jerawat tanpa pemicu yang pasti.

Baca Juga: Mengalami Masalah Dengan Daya Ingat

Ada banyak hal tidak tersangka yang bisa mengakibatkan timbulnya jerawat. Jangan-jangan pemicu jerawatmu ialah beberapa benda di sekitarmu yang menjadi penyebab dan penghantar bakteri. Nah, baca penuturannya di bawah ini.

  1. Liburan

Apa kamu pernah merasakan saat liburan yang membuat timbulnya jerawat? Bila pernah, peluang salah satunya penyebab munculnya jerawat ialah pengubahan lingkungan.

Liburan Membuat Timbulnya Jerawat

Menurut sebuah jurnal Clinical, Cosmetic, and Investigational Dermatology tahun 2019, dampak udara yang kering dengan kelembapan yang rendah mempengaruhi timbulnya jerawat di wajah. Selain itu, bersinggungan dengan selimut dan bangku yang kotor di kendaraan umum dapat mengakibatkan timbulnya jerawat.

  1. Sarung bantal yang kotor

Sebuah study kasus yang diedarkan dalam jurnal The Indian Practitioner tahun 2015 mengatakan jika ada satu panduan yang sanggup menahan munculnya jerawat, yakni dengan membersihkan sarung bantal dengan teratur.

Bantal adalah tempat berkumpulnya debu, sel kulit mati, minyak, kotoran dan bakteri. Menurut Debra Jaliman, MD, dokter kulit asal Amerika Serikat (AS), saat tidur kamu berkeringat, itu membuat keringat dan bakteri melekat pada sarung bantal. Kotoran dan minyak pada bantal beralih dari bantal ke kulitmu, hingga memunculkan jerawat.

Jaga kebersihan seprai penting. Ini bukanlah bermakna membersihkan seprai satu bulan sekali atau tiap 2 bulan sekali, tetapi secara teratur untuk pastikan bersihkan kotoran dari tempat tidur Anda. Betul-betul sesimpel itu.

Anda tidur di seprai tiap malam, kulit dapat terkena bakteri yang terakumulasi dari sekian waktu. Maka bila Anda telah rawan pada jerawat, tidur di seprai kotor cuman akan membuat keadaan makin jelek.

  1. Pecahkan jerawat

Berdasarkan penjelasan dari buku yang diedarkan oleh Institute for Quality and Efficiency in Health Care tahun 2006, sejumlah besar orang yang mempunyai jerawat tentu pernah pecahkan jerawatnya.

Walau sebenarnya, saat jerawat pecah, karena itu nanah yang ada dalam jerawat dapat masuk lebih dalam ke kulit dan menambahkan kronis jerawat tersebut.

  1. Hp

Berdasar laporan dalam Clinical and Experimental Dermatology (The Educational Journal of The British Association of Dermatologists) tahun 2020, pemakaian hp yang bersinggungan dengan muka mengakibatkan jerawat baru pada satu segi muka. Jerawat condong ada di segi muka yang tersering bersinggungan dengan hp saat kamu terima atau lakukan panggilan telephone.

Kamu dapat menghindarinya dengan bersihkan hpmu secara periodik dan tidak boleh sering tempelkan hp ke muka. Jika memungkinkannya, kamu dapat memakai headset.

  1. Produk untuk rambut

Yang ini kemungkinan terlihat aneh, tetapi ini ialah suatu hal yang jarang-jarang diperhitungkan orang. Zeichner menerangkan, produk perawatan rambut menjadi argumen kekal timbulnya jerawat. Hati-hatilah supaya tidak biarkan sampai ke pelipis atau dahi, sebab bisa tutup pori-pori mengakibatkan jerawat.

  1. Komputer

Saran “menjauhi dari computer Anda” bukan anjuran yang paling realitas. Tetapi Zeichner menjelaskan, netbook dan desktop ke-2 nya simpan banyak bakteri, yang bisa dengan gampang beralih dari tangan ke muka. Karena itu jaga kebersihan netbook atau dekstop Anda.

Bertumpu di telapak tangan Anda saat Anda menyaksikan computer Anda pada siang hari bisa mentransfer kotoran dan minyak dari telapak tangan ke kulit Anda, [sehingga] mengakibatkan jerawat.

Contoh kasusnya: Bila Anda kerap habiskan sejumlah besar hari Anda di muka computer, bangun saat ini dan taruh beberapa tisu disinfektan. Dan melakukan yang terbaik untuk menghindar tangan Anda dari muka Anda.

  1. Kacamata

Bila tidak sedang memakai kacamata, di mana kamu menempatkan kacamatamu? Menempatkan kacamata di sembarangan tempat mengakibatkannya terserang debu, kotoran, atau minyak. Bila kamu lepas bersihkan saat sebelum menggunakannya, dapat kamu check sendiri apa jerawatmu ada di seputar tempat gunakan kacamata ataulah bukan.

  1. Earphone

Kamu yang suka dengarkan musik dengan earphone, perlu siaga juga. Apa lagi bila kamu memakai earphone pada tempat umum ataulah bukan punyamu. Karena pemakaiannya berkenaan kulit dan rambut seseorang, bakteri, minyak, dan kotoran seseorang benar-benar gampang melekat di earphone. Saat kamu gunakan, gantian bakteri, minyak, dan kotoran itu yang melekat ke muka seputar telinga dan rambut.

  1. Helm

Yakinkan kamu kerap membersihkan atau minimum menjemur helm tiap tidak sedang dipakai. Helm mempunyai banyak celah-celah antara busa dan styrofoam perlindungannya. Tentu saja ini mempermudah bakteri dan bermacam kotoran bersarang. Mukamu bukan hanya jadi kotor, tetapi gatal-gatal jika terserang olehnya.

  1. Rambut panjang

Rambut yang panjang bisa tingkatkan jumlah minyak dan kotoran yang terjebak di kulit. Karena itu, Anda dianjurkan untuk keramas dengan teratur dan kadang-kadang ikat rambut saat berkeringat. Selain itu, membersihkan punggung saat mandi dari sisa-sisa shampo dan conditioner yang kemungkinan melekat.

Berikut mengapa kamu dianjurkan keramas tiap 2-3 hari sekali. Keringat yang melekat di rambut akan mengucur ke muka. Bila mukamu tidak selekasnya dibilas dan rambutmu tidak dicuci, kotoran kerasan lama-lama dari rambut dan turun ke muka.

  1. Topi

Topi bisa menjerat keringat dan bakteri, yang selanjutnya menutup pori-porimu. Apa lagi bila kamu ialah pengguna topi yang ketat. Pori-porimu yang mampet akan meradang dan terjadi jerawat.

  1. Sambal

Sambal dan makanan pedas biasanya memiliki kandungan tomat dan lada. Baik tomat atau lada mempunyai kandungan asam lycopene yang memiliki sifat iritan untuk beberapa orang. Kandungan pH kulit juga menyusut dan memacu jerawat.

  1. Face scrub

Jangan berpikir dengan biasanya kamu menggosok muka dengan scrub atau sikat pencuci, kulitmu lebih mulus. Realitanya, kamu akan menggosok jerawat yang aktif. Bakteri juga menebar ke semua kulit dan jadi memperburuk keadaan muka.

  1. Deterjen baju

Bahan kimia pada deterjen ada yang memiliki sifat keras di kulit. Jika kamu memakainya, kulitmu akan bereaksi pada endapan yang ketinggalan di kain. Berikut yang menyebabkan jerawat di wajah, punggung, pantat, dan dada. Untuk menanganinya, berpindahlah ke deterjen yang bebas pewangi dan bebas zat perwana.

  1. Janggutnya kekasih

Kamu senang di cium pipi atau kening oleh kekasihmu yang berjenggot? Tanya dulu apa jenggotnya telah bersih ataukah belum.

Menurut Jeanine Downie, dermatologis kosmetik dan pendiri Gambar Dermatology di Montclair, New Jersey, jenggot yang bersinggungan dengan kulit akan menyerang kulit dan menggairahkan produksi minyak di muka. Selain itu, memungkinkannya mengakibatkan bintik. Nah lho!

Itu Lima Belas pemicu jerawat yang tidak tersangka. Yang paling penting ialah jaga kebersihan diri dan beberapa barang di seputar supaya jerawat baru tidak banyak muncul atau jerawat yang ada semakin kronis. Kerjakan perawatan kulit yang sesuai tipe kulitmu, ya!