Mengalami Masalah Dengan Daya Ingat

Mengalami Masalah Dengan Daya Ingat

Tahukah kamu jika otak dapat menyusut bersamaan pada pertambahan umur serta akan mengalami beberapa masalah dengan daya ingat? Ini dikarenakan oleh semakin kita menua.

Beberapa sel dalam otak akan makin lenyap dan makin susah untuk dapat tersambung. Jika itu terjadi, karena itu dapat benar-benar mempengaruhi ingatan dan berpengaruh negatif pada kehidupan setiap hari.

Lakukanlah Hal ini Agar Tidak Mengalami Masalah dengan Daya Ingat

Karena itu, sangat penting untuk mempertahankan kesehatan otak supaya tidak alami penyusutan. Di bawah ini ialah cara-cara yang dapat kamu kerjakan sejak awal kali untuk menahan yang Mengalami Masalah Dengan Daya Ingat bersamaan bertambahnya umur.

  1. Terus belajar

Berapa saja umurmu, jangan sampai stop untuk belajar! Tanpa diakui, belajar benar-benar menolong otak tidak untuk menyusut di lanjut usia.

Merilis Harvard Health Publishing, beberapa pakar memiliki pendapat jika terus belajar sampai lanjut usia bisa menolong jaga ingatan. Melawan otak kita dengan terus belajar dipercaya bisa menolong jaga dan menggairahkan beberapa sel dalam otak.

Baca Juga: Kepala Terasa Berat Jadi Tanda Penyakit

Bila kamu bingung harus mengawali belajar pada mana, kamu dapat awali dengan kerap membaca buku, pelajari ketrampilan baru, atau juga bisa dengan jadi sukarelawan.

  1. Jaga kesehatan fisik dengan aktif olahraga

MerilisVerywell Mind, beberapa periset dari Fakultas Kedokteran Kampus Boston, Amerika Serikat (AS), mendapati jika beberapa orang dengan tingkat kesehatan fisik yang jelek di umur 40-an akan mempunyai volume otak yang semakin lebih rendah saat mereka berumur 60 tahun.

Selain itu, team periset menjelaskan jika untuk mempertahankan kesehatan otak, memang seharusnya diawali semenjak umur muda. Karena itu dari, yok terus aktif semenjak muda! Kerjakan olahraga yang kamu gemari, buat jadi itu sebagai kegiatan rutin, dan turunkan mager atau tiduran.

Kemungkinan awalannya susah jaga loyalitas, tapi ingat-ingatlah selalu jika usaha itu ialah untuk jaga peranan otak sampai lanjut usia.

  1. Pedulilah dengan penekanan darahmu

Siapa ngomong jika penekanan darah tidak memengaruhi volume otak? Ingat, semua organ yang berada di badan membutuhkan mekanisme peredaran darah yang bagus.

Sama seperti yang diterangkan di situs Verywell Mind, fluktuasi penekanan darah bisa menghancurkan pembuluh darah kecil di otak. Pembuluh darah kecil itu benar-benar rawan pada fluktuasi penekanan darah yang tidak bagus.

Bila pembuluh darah di otak hancur, karena itu ini bisa mengakibatkan seorang kehilangan kekuatan kognitifnya. Tidak ingin, kan, itu sampai terjadi? Karena itu, mulai perduli pada penekanan darahmu dengan mulai rajin olahraga dan memerhatikan konsumsi nutrisi yang kamu makan. Janganlah lupa untuk check penekanan darah secara periodik.

  1. Latih semua pancaindramu

Rupanya, kerap latih pancaindra dapat menahan otak alami penyusutan. Ini karena makin banyak indra yang dipakai untuk pelajari ha-hal baru, karena itu otak akan makin aktif dalam menjaga memory itu.

Merilis Harvard Health Publishing, ada sebuah riset yang mana team periset menunjukkan rangkaian gambar bersama-sama dengan berbau ke simpatisan dewasa. Simpatisan dipertunjukkan rangkaian gambar yang tidak berbau.

Dari sana, team periset mendapati jika beberapa orang yang dilihat mempunyai ingatan yang bagus pada gambar yang berbau, khususnya pada gambar dengan berbau yang membahagiakan.

Hal itu dapat muncul karena korteks piriform atau daerah khusus pemrosesan berbau dalam otak jadi aktif juga. Maka janganlah lupa selalu untuk latih pancainderamu!

  1. Tidurlah dengan saat yang cukup

Kekurangan tidur bukan hanya jelek untuk kesehatan kulit, tetapi kesehatan otak akan terusik. Kekurangan tidur pada umur muda bisa membuat otak alami penyusutan.

Merilis Life Extension, orang dewasa yang masuk umur tua dengan waktu tidur pendek akan mempunyai volume otak yang semakin lebih kecil dibanding orang yang mempunyai waktu tidur semakin lama.

Karena itu, tidak boleh lakukan diri kamu untuk kekurangan tidur. Hentikan semua aktivitas yang akan mempengaruhi waktu tidurmu. Salah satunya misalnya ialah terus-terusan bergelut pada handphone bermain sosial media atau stalking bekas kekasih.

  1. Stop merokok dan jauhi alkohol

Kamu pasti sudah mengetahui jika merokok dan minuman alkohol benar-benar tidak bagus untuk kesehatan badan.

Merilis Life Extension, di tahun 1987 ada sebuah riset yang mengatakan jika merokok bisa mengakibatkan otak menyusut. Tidak itu saja, minuman mengandung alkohol bisa juga membuat otak semakin menyusut.

Untuk peminum berat, ada peluang sekitar 80 % mereka alami penyusutan pada lobus frontal atau sisi otak besar, dan alami pembesaran pada ventrikel atau bilik jantung. Karena itu, berhenti sajalah merokok dan minum alkohol!

  1. Mainkan instrumen

Pengetahuan Kesehatan Baycrest di Toronto, Kanada, mengutarakan kenapa mainkan alat musik bisa menolong orang dewasa yang lebih tua mencegah pengurangan kognitif yang terkait dengan umur dan menjaga ketrampilan dengarkan mereka.

Beberapa periset mendapati jika belajar mainkan suara pada alat musik mengganti gelombang otak demikian rupa hingga tingkatkan ketrampilan dengar dan dengar seorang. Pengubahan dalam rutinitas otak memperlihatkan jika otak rewires sendiri untuk menyeimbangi penyakit atau cidera yang kemungkinan merintangi kekuatan seorang untuk lakukan pekerjaan.

“Sudah dihipotesiskan jika perlakuan mainkan musik memerlukan banyak mekanisme otak untuk kerja bersama, seperti mekanisme pendengaran, motorik dan pemahaman,” kata Dr. Bernhard Ross, periset senior di Baycrest’s Rotman Research Institute.

  1. Skema makan

Elemen khusus kesehatan otak ialah skema makan. Riset terkini sudah menyambungkan asam lemak omega-3 dan omega-6 pada darah dengan penuaan otak yang sehat. Study lain tentukan jika konsumsi makanan yang terhitung dalam Mediterania atau diet MIND dihubungkan dengan resiko lebih rendah dari kesusahan memory ke orang dewasa yang lebih tua.

Riset oleh University of Illinois, Champaign, IL, mendapati jika orang separuh baya yang berkadar lutein semakin tinggi – gizi yang diketemukan dalam sayur berdaun hijau, seperti kangkung dan bayam, dan telur dan alpukat – mempunyai tanggapan saraf yang serupa dengan pribadi yang lebih muda dibanding orang yang seusia.

Bersamaan pertambahan umur, mereka alami pengurangan ciri khas. Tetapi, riset memperlihatkan jika proses ini bisa diawali lebih cepat dari yang diinginkan.

Anda bahkan juga mulai dapat menyaksikan beberapa ketidaksamaan pada umur 30-an, lapor Anne Walk, seorang sarjana pascadoktoral dan penulis pertama study ini.

Kami ingin pahami bagaimana diet berpengaruh pada kognisi seumur hidup. Bila lutein bisa membuat perlindungan dari pengurangan, kita harus menggerakkan orang untuk konsumsi makanan kaya lutein dalam satu titik dalam kehidupan mereka saat itu mempunyai manfaat optimal.

Banyaknya orang dewasa Amerika di atas umur 65 diputuskan jadi lebih dari 2 kali lipat dalam 40 tahun, bertambah dari 40,2 juta pada 2010 jadi 88,7 juta di tahun 2050. Karena komunitas yang menua ini, bisa menjadi makin penting untuk pahami pengubahan kognitif yang searah dengan penuaan.

Sementara ada banyak pertanyaan berkenaan otak yang menua, riset sedang membuat perkembangan dalam menyinari apa yang terjadi pada peranan kognitif dan memory kita sejauh hidup kita, dan ini mengutamakan langkah kita bisa menjaga kekuatan psikis kita untuk tingkatkan kualitas hidup kita saat kita masuk umur dewasa.